MODLINENEWS.COM, MINUT- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Minahasa Utara menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama wartawan, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Minahasa Utara.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan antara pemerintah daerah dengan perusahaan media, sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Minahasa Utara Styvi Sem Watupongoh mengatakan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Pertemuan ini kami laksanakan sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan sinergi antara Dinas Kominfo dengan rekan-rekan wartawan. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab,” ujar Styvi Watupongo
Styvi Watupongo berharap, melalui pertemuan ini, hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Minahasa Utara dapat semakin solid dan berkelanjutan.
“Peran media sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, karena informasi yang disampaikan akan menjadi rujukan masyarakat. Karena itu, sinergi ini perlu terus diperkuat,” tandasnya.
Ketua Persatuan Jurnalis Biro Minahasa Utara (PJBM), Fernandus Yusi Adam mengatakan bahwa agenda tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan insan pers.
“Wartawan di Minahasa Utara tetap berkomitmen menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Media memiliki tanggung jawab menyampaikan berbagai program, kebijakan, dan kegiatan pemerintah secara berimbang, akurat, dan sesuai fakta di lapangan,” ujarnya.
Nando berharap di bawah kepemimpinan Kadis Kominfosan yang baru, hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan media semakin terbuka, harmonis, serta dibangun melalui komunikasi yang baik.
Selain itu, Nando juga menyoroti pentingnya kepastian mekanisme kerja sama media yang mengacu pada aturan dan regulasi yang berlaku. Seluruh proses harus dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kadis Styvi Sem Watupongo, Sekretaris Alexander Warbung dan Kabid Pengelolaan Informasi dan Saluran Dinas Kominfosan, George Lawendatu.
Sementara insan pers dikoordinir langsung Ketua Persatuan Jurnalis Biro Minahasa Utara (PJBM), Fernandus Yusi Adam.
(joyke)
