Apel Perdana Usai Lebaran, Bupati Dr. Joune Ganda Tekankan Disiplin dan Semangat Kerja

MINUT, MODLINENEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar apel perdana setelah libur Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi dan libur bersama yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Minut, Senin (30/3/2026).

Apel Perdana yang dihadiri Aparatur Sipil Daerah ini menjadi sinyal dimulainya kembali ritme kerja dengan semangat dan komitmen baru.

Hal ini juga dilaksanakan sebagai bentuk penyelarasan dan pembinaan mental pegawai setelah menikmati masa istirahat.

Bupati Dr. Joune J.E. Ganda hadir sebagai pemimpin apel, menegaskan pentingnya konsistensi dan disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi serta mengingatkan seluruh jajaran akan tanggung jawab masing-masing dalam melayani masyarakat.

Ia berharap, seluruh pegawai dapat kembali fokus dan bersemangat mengawali periode kerja berikutnya.

Apel perdana dimulai dengan pemberian kenaikan pangkat pengabdian, Pemberhentian dari jabatan, serta pemberian pensiun  kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah mencapai batas usia pensiun serta pemberian tali kasih Tali kasih sebesar Rp 2.500.000 untuk setiap penerima, sebagai apresiasi atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara.

Daftar PNS Pemkab Minut yang menerima Kenaikan pangkat pengabdian, Pemberhentian dari jabatan, serta pemberian pensiun  Pegawai Negeri Sipil yang telah mencapai batas usia pensiun.

Daftar Penerima:

  1. Maria Pangemanan, S.Pd.
  2. Ana Lince Takalodi, S.Pd.
  3. Tenden Manua, S.Pd.K  
  4. Magrita Sumampo, S.Pd.
  5. Marce Meneng Menongko  
  6. Yosep Lenak, S.Pd
  7. Marla Joyce Menangkot, SE  
  8. Femi Tangkawarau  
  9. Nini Pando, A.Mp.D.

Pada kesempatan tersebut juga Bupati Dr. Joune J.E Ganda tak lupa mengucapkan Selamat IdulFitri 1447 Hijriah.
Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin.

” Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh perangkat daerah, saya ingin menyampaikan,  “Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin kepada saudara-saudara kita yang telah merayakan Hari Raya Idul Fitri,” ucap Bupati Dr. Joune Ganda.

Menurutnya, situasi geopolitik internasional masih dalam kondisi konflik. Meski terjadi jauh dari kita, dampaknya perlahan-lahan mulai terasa.

Beberapa daerah telah mengambil langkah antisipasi, seperti penghematan BBM dan menjaga ketersediaan pangan serta gas.

“Kita harus memantau dan mendata kondisi lapangan untuk mengambil langkah strategis,” kata Bupati Dr. Joune Ganda.

” Sebagai aparatur sipil negara, kita harus menjadi motor penggerak dalam melayani masyarakat. Kita akan menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait langkah-langkah yang perlu diambil. Kita tidak tahu berapa lama konflik ini berlangsung, tetapi kita harus siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk kelangkaan bahan pokok,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Dr. Joune Ganda mengingatkan kewajiban pelaporan LHKPN bagi kepala OPD yang belum melapor.

Menurutnya, batas akhirnya adalah 31 Maret. Selain itu, pelaporan pajak tahunan.

Selain itu, percepatan penyerapan anggaran juga harus dilakukan untuk menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Sesuai instruksi Presiden dan Mendagri, gerakan Indonesi ASRI  harus dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat.

Dokumentasi kegiatan ini harus diunggah dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri secara rutin.

(joyke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *