MODLINENEWS.COM,MINUT- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Komitmen itu diwujudkan lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Rinondoran, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), Kamis (11/6/2026).
Dinas Pangan Minut menjual komoditas pokok dengan harga subsidi 40 persen sampai 60 persen dari harga pasar. Selisihnya ditanggung APBD Minut.
Adapun beberapa macam komoditi yang dipasarkan seperti, gula pasir Rp.11.000 dari Rp.22.000, daging ayam Rp.28.500 dari Rp.38.500/kg, dan bawang merah premium Rp.55.000 dari Rp.75.000/kg.
Kadis Pangan Asriyadi Lalompoh menyebut GPM adalah instrumen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan.
“Saat harga pasar naik, GPM jadi penyeimbang. Warga tetap bisa makan layak dengan harga murah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat terhadap pangan pokok masih tinggi. Itu terlihat dari cepat habisnya stok Barito, rica, tomat, minyak, ayam, dan telur selama kegiatan.
“Program ini berpihak langsung ke masyarakat. Harapannya bisa menstabilkan harga di pasar tradisional Likupang Timur dan sekitarnya,” tambah Asriyadi.
GPM Rinondoran dihadiri Camat Liktim Delby Wahiu dan Penjabat Hukum Tua Daud Tamahiwu. Tingginya animo warga dinilai jadi indikator program ini tepat sasaran dan dibutuhkan.
Kegiatan GPM di Desa Rinondoran menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah.
Antusiasme warga yang tinggi menjadi indikator bahwa program ini memberikan manfaat nyata dan sangat dinantikan oleh masyarakat.
(joyke)
