MANADO MODLINENEWS – Lapangan Mapolda Sulawesi Utara menyaksikan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, yang dipimpin secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.
Acara yang menjadi momentum penanda kesiapan penuh pengamanan menjelang perayaan hari raya turut dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Utara, Roycke Harry Langie, serta Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus, bersama jajaran lengkap TNI-Polri dan unsur pengamanan terkait lainnya.
Dalam rangka memastikan kesiapan teknis dan operasional, Gubernur Yulius Selvanus bersama dengan Kapolda dan Pangdam melakukan pemeriksaan langsung terhadap barisan pasukan yang telah disiapkan secara menyeluruh. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap elemen pengamanan siap menjalankan tugasnya dengan optimal.
Setelah menyelesaikan pengecekan pasukan, Gubernur menyampaikan amanat resmi dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang memuat arahan strategis dan pedoman pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2026, dengan fokus pada keamanan masyarakat, kelancaran akses perjalanan, serta terwujudnya perayaan yang damai dan kondusif.
“Polri bersama instansi terkait berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idul Fitri, maupun umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian,” ujar Gubernur saat membacakan amanat Kapolri.
Selain itu, dalam sambutan tersebut juga ditekankan pentingnya strategi rekayasa lalu lintas yang antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan arus mudik.
Hal ini mengingat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan selama masa mudik Lebaran. Oleh karena itu, petugas di lapangan diinstruksikan untuk memastikan kelancaran jalur transportasi sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Melalui apel gelar pasukan ini, pemerintah berharap seluruh unsur pengamanan dapat bekerja secara optimal dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. (Kekzz)
