MODLINENEWS COM, MINUT- Pemerintah luncurkan Gerakan Nasional Siaga TBC, target eliminasi pada 2030
Indonesia saat ini berada di posisi kedua negara dengan kasus TBC terbanyak di dunia setelah India.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas Tuberkulosis (TBC) secara menyeluruh melalui peluncuran Gerakan Bersama Penguatan Desa Siaga TBC.
Langkah ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk respons terhadap tingginya kasus TBC di Indonesia yang mencapai lebih dari satu juta kasus per tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara Allan Mingkid menegaskan percepatan eliminasi TBC menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kabupaten Minahasa Utara.
Upaya ini bertujuan melindungi segenap rakyat dari ancaman penyakit menular mematikan tersebut.
“Pemerintah berkomitmen mempercepat eliminasi penyakit ini agar tidak lagi menjadi masalah kesehatan utama di Tanah Air,” ujarnya, Selasa (4/8/2026)
Gerakan nasional ini secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan pada Jumat (9/5) lalu.
Dijelaskannya, sosialisasi dan penguatan program Desa Siaga TBC di Desa Kokoleh Dua Kecamatan Likupang Selatan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara sebagai bagian dari gerakan percepatan eliminasi Tuberkulosis menuju target Indonesia bebas TBC.
“Melalui Gerakan Bersama Desa Siaga TBC, kami ingin membangun kolaborasi lintas sektor. Peran aktif perangkat desa sangat menentukan dalam memberdayakan masyarakat melawan TBC,” ucapnya.
Melalui Gerakan Bersama Desa Siaga TBC, strategi yang dikembangkan meliputi pendaftaran pasien pengobatan (treatment enrollment), investigasi kontak, penghapusan stigma, peningkatan akses transportasi menuju layanan kesehatan, serta upaya lainnya yang dijalankan secara berkelanjutan berbasis kewilayahan.
Camat Likupang Selatan David Talumantak yang turut didampingi Hukum Tua Desa Kokoleh Dua, Adri Alfrets Logio mengatakan bahwa TBC adalah masalah kesehatan bersama yang membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan warga desa.
” Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati, Dinas Kesehatan, Puskesmas Desa Batu, kader kesehatan, dan perangkat desa atas terlaksananya program Desa Siaga TBC Desa Kokoleh 2, di Kecamatan Likupang Selatan,” ucapnya.
Ia mengajak warga agar tidak takut memeriksakan diri jika mengalami gejala batuk berpanjangan serta menghilangkan stigma negatif terhadap penderita TBC.
(joyke)
