Modlinenews.com, Minut- Jefry Salasa, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Nain Tampi, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam pencalonannya, Jefry Salasa membawa perhatian khusus terhadap masyarakat pesisir, terutama nelayan yang menjadi mayoritas warga Desa Kema Nain Tampi. Jumat (18/9/2026).
Selain itu Jefri Salasa memiliki Visi ; Mewujudkan Masyarakat Desa yang berkualitas dan berkesinambungan serta pembangunan desa yang adil dan merata.
Misi ; Meningkatkan tata kelola Pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, efektif dan melayani masyarakat dengan jujur.
Sementara itu, dalam menghadapi seluruh tahapan Pilhut, Jefry Salasa juga menyampaikan pesan kepada para pendukungnya agar tetap menjaga ketertiban, keamanan dan persaudaraan.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat maupun pilihan dalam sebuah proses demokrasi merupakan hal yang biasa. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memutuskan hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Harapan saya kepada seluruh pendukung, agar supaya kita selalu menjaga ketertiban, menjaga keamanan, kondusif, persaudaraan, karena kampung torang ini adalah kampung persaudaraan,” ujarnya.
“Perbedaan pendapat itu biasa, perbedaan pilihan itu biasa, tapi jangan sampai kita mencerai-berai silaturahmi,” sambungnya.
Jefry Salasa juga menegaskan bahwa masyarakat tetap harus menjaga kebersamaan selama seluruh tahapan Pilhut berlangsung.
Ketika ditanya mengenai target suara dalam Pilhut 2026, Jefry Salasa menjawab secara singkat bahwa dirinya menyerahkan hasilnya kepada proses dan kepercayaan masyarakat. “Target suara ya untung satu secukup lah,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Jefry Salasa kembali menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pendukung, keluarga dan kerabat
Pencalonan Jefry Salasa menjadi bagian dari tahapan Pemilihan Hukum Tua Desa Nain Tampi Tahun 2026.
Seluruh proses selanjutnya diharapkan berlangsung dalam suasana tertib, aman dan kondusif, dengan tetap menjaga persaudaraan masyarakat Desa Nain Tampi di tengah adanya perbedaan pilihan dalam Pilhut 2026.
(joyke)
