Universitas Katolik Della Sale Manado dan UNIMA Lakukan Program Teknologi Budidaya sayur hijau tanpa tanah dan Pengolahan Abon Ikan Roa di Desa Kinabuhutan

Modlinenews.com, Minut- Melalui Program Kolaborasi Sosial Membangun Bangsa (Kosabangsa) dengan melibatkan tim Pelaksana dari Universitas Katolik Della Sale Manado dan Tim Pendamping dari Universitas Negeri Manado melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di pulau- pulau kecil.

Salah satu permasalahan yaitu keterbatasan lahan pertanian dan keterbatasan akses terhadap sumber pangan khususnya tanaman hortikultura.

Program pemberdayaan masyarakat tersebut dilaksanakan di Desa Kinabuhutan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi hidroponik serta optimalisasi pengolahan ikan roa asap.

Desa Kinabuhutan yang terletak di pulau kecil Minahasa Utara, memiliki keterbatasan tanah subur untuk pertanian konvensional. Teknologi hidroponik hadir sebagai solusi bercocok tanam tanpa media tanah.

Masyarakat dilatih membudidayakan sayuran hijau secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar pulau.

Metode ini sangat ramah untuk wilayah kepulauan karena sistem penggunaan airnya yang jauh lebih hemat dibandingkan pertanian biasa.

Selain itu juga dilakukan pelatihan pengolahan abon ikan roa yang merupakan produk khas Sulawesi Utara.

Melalui sentuhan pengolahan pangan yang lebih baik, persepsi ekonomi nelayan terhadap nilai jual ikan roa meningkat, memperluas rantai pasok, dan membuka peluang pendapatan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga di pesisir.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dino Rahardian S.T.P M.Sc, sebagai Ketua Pelaksana dari Fakultas Pertanian Universitas Katolik Della Sale Manado dan Prof. Dr. Revelson Mege M.Si sebagai Ketua Pendamping dari Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian Universitas Negeri Manado.

Kegiatan ini juga melibatkan kelompok pengolahan ikan Roa “Sufantri” dari Kelompok Majelis Ta’lim Fathul Mubien Desa Kinabuhutan.

(joyke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *